
Website Bilingual: Kapan Perlu?
Website bilingual berguna ketika audiens memang menggunakan lebih dari satu bahasa, misalnya untuk profesional yang bekerja lintas negara, organisasi dengan mitra internasional, atau usaha yang melayani pelanggan asing.
Jangan sekadar menerjemahkan kata per kata
Judul, deskripsi layanan, tombol, dan konteks budaya perlu tetap terasa alami dalam bahasa tujuan.
Jaga struktur URL dan canonical
Versi bahasa sebaiknya memiliki URL yang jelas agar mesin pencari dan pengguna mengetahui versi mana yang sedang dibaca.
Pastikan data inti tetap sama
Nama lembaga, angka, harga, nomor regulasi, tautan, dan identitas produk harus konsisten antarbahasa.
Terjemahkan bagian yang bernilai
Tidak semua website perlu menerjemahkan seluruh arsip. Prioritaskan halaman profil, layanan, kontak, dan artikel yang memang relevan bagi audiens kedua.
Discussion
No comments yet.
Comments are closed for this article.